DPD LDII Kebumen Ikuti Seminar Keluarga Sakinah Mawadah Warohmah, Fondasi Pembentukan 29 Karakter Luhur
Kebumen, 21 September 2025 – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kebumen mengikuti Seminar Keluarga Sakinah Mawadah Warohmah sebagai Fondasi Kuat dalam Pembentukan 29 Karakter Luhur yang digelar oleh DPW LDII Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti secara daring dari tiga titik lokasi di Kebumen, yakni studio mini Prembun, Mertokondo, dan Kuwaru.
Seminar dibuka oleh H. Suratmin, S.Sos., dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Drs. H. Dalono Abdul Rosyid. Dalam arahannya, Dalono menegaskan bahwa 29 Karakter Luhur adalah identitas moral sekaligus ciri khas warga LDII yang wajib ditanamkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi pertama disampaikan oleh Drs. K.H. Muhammad Thoyibun, S.H., M.M., dengan tema Pola Komunikasi yang Baik dalam Membentuk Keluarga Sakinah, Mawadah, Warohmah. Ia menekankan pentingnya komunikasi sebagai kunci terciptanya keluarga harmonis, di mana nilai-nilai karakter luhur harus hadir dalam interaksi sehari-hari.
Selanjutnya, Prof. Dr. Sri Sumarni, M.Pd., membawakan materi berjudul Keluarga sebagai Fondasi Kuat Pembentukan 29 Karakter Luhur. Ia menegaskan bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak dini melalui pembiasaan di lingkungan keluarga.
> “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Pembiasaan yang ditanamkan keluarga akan sangat menentukan terbentuknya pribadi dengan karakter luhur,” ujarnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Kebumen, Ipda (Purn) H. Gunardi, yang juga mantan Perwira Intel Polres Kebumen, menyampaikan harapannya agar melalui seminar ini warga LDII semakin memahami nilai-nilai keluarga sakinah, mawadah, warohmah. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pondasi kuat dalam membentuk generasi profesional religius berkarakter luhur, sekaligus mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa warga LDII juga harus menjiwai dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan Indonesia, yakni:
1. Pancasila, sebagai dasar negara dan ideologi bangsa.
2. UUD 1945, sebagai konstitusi tertulis yang menjadi landasan hukum tertinggi.
3. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang menegaskan pentingnya persatuan dan keutuhan bangsa.
4. Bhinneka Tunggal Ika, semboyan yang menegaskan persatuan dalam keberagaman.
Dengan bekal nilai agama, karakter luhur, dan semangat kebangsaan, LDII Kebumen berharap dapat melahirkan generasi penerus yang tidak hanya religius dan profesional, tetapi juga cinta tanah air serta siap menjadi teladan di tengah masyarakat.