Jakarta, 23 Agustus 2025 — Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) kembali menyelenggarakan Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK) II dengan tema “Memahami dan Mengamalkan Pancasila untuk Mewujudkan Kebangkitan Nasional 2.0”.
Kegiatan yang dipusatkan di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta Timur ini digelar secara hybrid dan diikuti sekitar 10.000 peserta dari 300 titik lokasi di seluruh Indonesia, baik secara daring maupun luring.

Bangun Kesadaran Kebangsaan di Era Digital
Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menegaskan bahwa SVK II lahir dari keprihatinan terhadap melemahnya semangat kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.
“Globalisasi, arus digitalisasi, hingga krisis moral menjadi tantangan yang menggerus rasa cinta tanah air dan kepatuhan hukum. SVK II hadir untuk menanamkan kembali semangat kebangsaan di tengah disrupsi teknologi dan tantangan global,” ujarnya.
Chriswanto menambahkan, tujuan SVK II mencakup pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan pribadi, sosial, dan organisasi, serta penguatan komitmen kepemimpinan Pancasilais di jajaran LDII.
Hadirkan Tokoh Nasional, Bahas Ketahanan Bangsa
SVK II menghadirkan sejumlah tokoh nasional dengan materi strategis, di antaranya:

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzili, M.Si. (Gubernur Lemhannas) — “Ketahanan Nasional Indonesia di Era Digital”.
Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E. (Juru Bicara Menteri Pertahanan) — “Politik Pertahanan Indonesia Menuju Kedaulatan Nasional yang Berkelanjutan”.
Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., L.L.M., S.Kom. (Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen) — “Menghidupkan Kembali Pancasila sebagai Arah Berpikir dan Bertindak Bangsa Indonesia”.
Kegiatan ini dikemas dengan ceramah interaktif, dialog, dan refleksi kritis agar peserta tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.
Partisipasi LDII Kebumen: Tanamkan Jiwa Bhineka Tunggal Ika
Di Kebumen, DPD LDII menggelar kegiatan secara hybrid di Studio Mini Aula Pondok Pesantren Baitussyakur, Desa Kuwaru, Kecamatan Kuwarasan. Seluruh pengurus DPD, serta ketua dan sekretaris PC dan PAC LDII se-Kabupaten Kebumen turut hadir.
Ketua DPD LDII Kebumen, H. Gunardi (mantan Perwira Intel Polres Kebumen), mengapresiasi pelaksanaan SVK II.

“Acara ini sangat bagus dan harus berkesinambungan untuk menanamkan jiwa kebangsaan, persatuan, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika. Meski kita berbeda, tetap satu jiwa bangsa Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat (Wanhat) DPD LDII Kebumen, Sayid Raden Hamka Gus Septadi, menekankan pentingnya menjaga semangat kebangsaan.
“Sebagai negara dengan ragam suku, agama, dan ras, paham kebangsaan adalah kebutuhan yang harus selalu dirawat agar NKRI tetap utuh,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Kebangkitan Nasional 2.0: LDII Siap Jadi Bagian Solusi
Chriswanto menutup kegiatan dengan harapan agar seluruh peserta mampu menjadi teladan dalam mengamalkan Pancasila.
“Kebangkitan Nasional 2.0 bukan sekadar momentum historis, tetapi perjuangan baru memperkuat identitas, moralitas, integritas, dan kompetensi bangsa di era global. LDII siap menjadi bagian dari solusi, melahirkan kader Pancasilais, religius, berintegritas, dan mampu menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya.
Dengan terlaksananya SVK II, LDII berkomitmen menjadi penggerak persatuan dan kebangkitan bangsa di era digital menuju Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat*
